Candi Prambanan: Wisata ke Komplek Candi terbesar di Jawa

Candi Prambanan Wisata ke Komplek Candi terbesar di Jawa

Berada di pertengahan jalur Yogyakarta – Solo, Prambanan adalah kompleks candi peninggalan budaya Hindu terbesar di pulau Jawa. Seni pahat yang diabadikan di candi Prambanan benar-benar menunjukkan keindahan seni budaya Hindu.

Diperkirakan candi-candi di komplek Prambanan ini dibangun pada abad ke-9 oleh dinasti Sailendra, yand didedikasikan kepada dewa-dewa dalam budaya Hindu yaitu Brahma, Wisnu, dan Shiwa.

Pada gempa besar tahun 2006 Prambanan menderita kerusakan yang cukup besar. Banyak blok-blok batu yang pecah karena jatuh. Saat ini Prambanan sudah masuk dalam daftar World Heritage UNESCO, sama seperti candi Borobudur. Baca Juga Green Canyon Body Rafting Menjelajahi Arus Sungai Bertebing.

Aktifitas

Candi Shiwa Mahadewa, candi yang terbesar di kompleks Prambanan. Akses wisatawan ke candi ini sangat dibatasi, tidak diizinkan untuk berada sangat dekat dengan candi. Di candi ini wisatawan bisa menikmati legenda Ramayana yang menceritakan penculikan Shinta pada relief dinding candi.

Candi Wisnu, lokasinya di sebelah utara Candi Shiwa. Wisatawan disuguhi kisah legenda Krishna tokoh epic dalam cerita Mahabharata pada relief di dinding candi.

Candi Brahma, episode akhir dari kisah Ramayana diceritakan di dinding candi Brahma. Candi ini cukup unik dengan gerbangnya yang berbentuk mulut.

Ballet Ramayana. Di sebelah barat dari kompleks utama, wisatawan bisa menikmati kisah Ramayana yang disajikan dengan bentuk drama-tari. Drama ini bisa berlangsung hingga empat malam, dan diadakan setiap 2 atau 3 kali antara bulan Mei – Oktober. Ballet Ramayana dimulai pukul 7.30pm sampai 9.30pm, tiket bisa di beli di kantor pariwisata Yogyakarta. Petualangan Indonesia.

Green Canyon: Body Rafting Menjelajahi Arus Sungai Bertebing

Green Canyon Body Rafting Menjelajahi Arus Sungai Bertebing

Tujuan wisata prioritas utama saat ke Pangandaran adalah Green Canyon. Perpaduan rimbun hutan, tebing-tebing tinggi lengkap dengan stalactite dan stalagmite yang mengikuti jalur sungai kehijauan membuat Green Canyon sebuah pemandangan yang spektakuler.

Lebih jauh kedalam tebing, gerimis percikan air yang jatuh dari tebing membiaskan kurva pelangi menyambut wisatawan yang berkunjung. Jangan sia-siakan kedatangan Anda ke Pangandaran, Green Canyon akan memberikan Anda pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan.

Lokasi Green Canyon tidak jauh dari Pantai Pangandaran sekitar 30km sebelah barat. Pada hari-hari liburan jalur ke Green Canyon bisa berubah menjadi antrian panjang wisatawan yang ingin menjelajahi Green Canyon. Anda harus datang sejak pagi hari bila berkunjung saat musim libur.

Aktifitas

Tarif perahu yang dikenal dengan nama ‘Ketinting’ sebesar IDR 75,000 akan membawa Anda menjelajahi keindahan Green Canyon. Wisatawan yang sudah mendaftar akan mendapatkan nomor urut, sehingga menjadi lebih teratur.

Semakin kedalam di ujung tur perahu, wisatawan bisa mencoba Body Rafting. Sangat disarankan untuk mencoba aktifitas ini. Membiarkan tubuh kita mengapung terbawa kuatnya arus sungai Green Canyon terasa sangat menegangkan.

warning Perhatikan posisi tubuh Anda, tebing dan karang disekeliling dan dasar sungai yang tajam dengan arusnya yang kuat membuat resiko terluka akibat benturan tebing semakin tinggi.

Try This! Di dalam Green Canyon ada sebuah tebing tinggi (4-5 meter) yang bisa Anda panjat. Berdirilah diatas tebing, tarik nafas dalam, lupakan semua beban dibelakang Anda, dan lompat dengan posisi tegak lurus. Petualangan Indonesia.

Wisata Horor Lawang Sewu, Semarang

Wisata Horor Lawang Sewu, Semarang

Lawang Sewu berada di Kota Semarang, Jawa Tengah. Lokasinya mudah dijangkau karena berada di tengah kota atau di depan Tugu Muda Semarang. Bangunannya kokoh dan bergaya Eropa klasik. Dari depan, anda akan bisa menangkap, bangunan tua ini menyimpan cerita dan sejarah yang cukup panjang.

Disebut Lawang Sewu karena bangunan ini memiliki pintu dan jendela yang sangat banyak. Karena terlalu banyak, maka orang-orang langsung menyebutnya pintu seribu atau dalam bahasa jawa adalah Lawang Sewu. Lawang Sewu sendiri sudah ada sejak tahun 1907. Bangunan klasik ini dulu dipakai sebagai kantor kereta api Belanda.

Memiliki arsitektur gothic yang menarik dan terlihat sangat kokoh, itulah Lawang Sewu. Tidak perlu AC untuk mendinginkan seluruh ruangan yang ada di bangunan ini, karena tersedia ruang bawah tanah yang khusu menyimpan air. Nantinya, air tersebut akan masuk ke dalam pori-pori tembok bangunan hingga seluruh ruangan akan terasa sejuk.

Namun sayang, fungsi ruang bawah tanah sebagai penyimpanan air berubah saat Jepang merebut kekuasaan Belanda. Ruang bawah tanah menjadi penjara atau tempat tawanan para tahanan hingga kemudian berubah menjadi angker. Anda bisa mengunjungi ruang bawah tanah jika ingin dengan membayar sekitar Rp 10.000 dan didampingi pemandu wisata Lawang Sewu, tertarik?

Setelah Indonesia merdeka, fungsi Lawang Sewu pun dikembalikan menjadi kantor Kereta Api Indonesia atau KAI. Oleh karenanya, anda akan melihat sejarah yang berhubungan dengan kereta api Indonesia di sini. Untuk masuk ke wisata Lawang Sewu, anda hanya perlu membayar tiket seharga Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Ada tour guide yang akan memandu anda dengan harga Rp 30.000. Sedikit tips, jika anda datang sendiri, anda bisa ikut dalam suatu rombongan agar hemat biaya tour guide.

Anda akan diajak berkeliling Lawang Sewu hingga ke lantai paling atas bangunan ini. Jika dulu Lawang Sewu dikenal karena wisata horornya, saat ini, Lawang Sewu berusaha memperkenalkan lebih menonjol dari sisi sejarahnya. Lawang Sewu memang pernah menjadi lokasi syuting sebuah acara TV Nasional yang berbau mistis, tapi terlepas dari hawa horornya, Lawang Sewu masih mempesona dari sisi sejarah dan arsitekturnya. Petualangan Indonesia.

Menyusuri Kekejaman Jepang di Lobang Jepang dan Keindahan Ngarai Sianok, Bukittinggi

Menyusuri Kekejaman Jepang di Lobang Jepang dan Keindahan Ngarai Sianok, Bukittinggi

Traveling kita kali ini mari mengunjungi salah satu objek wisata yang ada di Sumatera Barat, tepatnya di Bukittinggi. Ngarai Sianok, sebuah objek wisata yang wajib anda kunjungi di kota ini. Ngarai Sianok ini merupakan lembah atau jurang yang curam. Di bawahnya terdapat rumah-rumah penduduk dan juga aliran sungai yang meliuk-liuk indah di sela-sela kepadatan pepohonan dan pemukiman.

Menikmati Ngarai Sianok bisa datang ke Taman Panorama. Dari sana, anda bisa melihat bagaimana keindahan Ngarai Sianok tersebut dari atas. Pemandangan yang tentu sulit dilukiskan dengan kata-kata karena hamparan hijau beratap langit biru dengan hiasan putih awan yang menggelantung tentu sangat indah untuk diungkapkan.

Di lokasi Taman Panorama ini, anda juga bisa menyusuri jejak kekejaman Jepang pada rakyat negeri ini di zaman dahulu. Lobang Jepang, merupakan salah satu terowongan terpanjang yang menjadi objek wisata lain di samping keindahan Ngarai Sianok dari atas.

Masuk ke dalam Lobang Jepang ini, anda akan dipungut retribusi sebesar Rp 10.000 per orang. Anda akan dipandu oleh seorang tour guide yang akan dengan senang hati menceritakan sejarah yang pernah terjadi di dalamnya.

Lobang Jepang ini memiliki banyak ruangan yang dulunya difungsikan sebagai ruang militer, penyiksaan, ruang amunisi, bahkan ruang tahanan. Hawanya akan berbeda dari hawa di luar sana. Jika sebelum memasuki lobang ini anda merasa dingin dan sejuk, di dalam sini hawanya akan lembab dengan penerangan yang seadanya. Konon, di lobang inilah para pekerja romusha juga langsung dibunuh karena lobang ini lobang rahasia yang tidak boleh diketahui siapa pun.

Lobang Jepang ini sangat panjang dan menurut penduduk setempat akan bermuara ke Ngarai Sianok. Jika anda ingin menikmati Ngarai Sianok dari dekat, anda bisa melakukan perjalanan menuju kampung di lembah Ngarai Sianok. Tentu saja nuansa menikmati Ngarai Sianok dari dekat akan lebih menyenangkan. Selepas dari Ngarai Sianok, malam harinya bisa nongkrong di Jam Gadang, Bukittinggi. Petualangan Indonesia.