Mengejar Sunrise Di Pantai Pangandaran

Mengejar Sunrise Di Pantai Pangandaran

Pantai Pangandaran adalah salah satu obyek wisata yang menjadi primadona di provinsi jawa barat.Pantainya yang landai dengan air yang jernih serta hamparan pasir putih yang memanjakan mata,menjadikan pantai ini tak pernah sepi pengunjung.Tidak hanya itu di pantai yang terletak sekitar 92 km dari kota ciamis tersebut, anda bisa menyaksikan keindahan sang surya ketika mulai menampakan sinarnya hingga tenggelam kembali di tempat yang sama. Yaps, Sunrise Di Pantai Pangandaran ini memang menjadi magnit tersendiri bagi pengunjung, termasuk saya yang beberapa waktu lalu mengunjunginya.

Pantai Pangandaran terletak di Desa Penanjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Ciamis Jawa Barat.Yang membuat pantai ini istimewa adalah anda bisa melihat matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam juga (sunset).Hal tersebut dikarenakan lokasi pantai pangandaran yang berbentuk semenanjung atau daratan yang menjorok ke laut.Sehingga sewaktu pagi dari sisi sebelah timur dapat melihat terbitnya matahari (sunrise) dan sore harinya dari sisi sebelah barat dengan jarak tempuh yang tidak begitu jauh dapat melihat terbenamnya matahari (sunset).

Berbekal informasi tersebut, akhirnya beberapa waktu lalu saya bisa menikmati keindahan sunrise di pantai pangandaran. Berangkat dari kota tercinta Yogyakarta sayapun memacu kendaraan saya melewati jalur selatan Jogja-Purworejo-Kebumen-Banyumas (Wangon) dan berhenti di Cilacap (Wanareja). Karena hari sudah malam dan juga badan sudah lelah setelah menempuh perjalanan kurang lebih 6 jam sayapun bermalam disini menginap di rumah teman. Pukul 03.00 pagi, saya dan ketiga teman saya kembali melanjutkan perjalanan menuju pantai pangandaran. Setelah menempuh dua setengan jam perjalanan akhirnya kami sampai di pantai Pangandaran. Setelah membayar tiket,kamipun masuk ke bibir pantai. Dan tak lama kemudian sang mentari yang masih malu-malu menampakan sinarnya dan mulai terlihat dari ufuk timur di balik pegunungan.Subhanallah, sungguh pemandangan yang luar biasa. Dan tak berfikir lama sayapun langsung mengambil kamera untuk mendokumentasikanya.

Petualangan di Pantai Pangandaran terasa lengkap,karena di kawasan Pantai Pangandaran terdapat beberapa tempat yang lokasinya berdekatan. Seperti cagar alam yang terletak tak jauh dari bibir pantai. Untuk memasuki cagar alam tersebut anda harus membayar tiket lagi seharga Rp 7.000,00 / orang. Di kawasan cagar alam ini terdapat beberapa gua, seperti gua jepang, gua panggung, gua parat dan gua-gua lainya.Namun hati-hati ketika melintasi kawasan cagar alam ini,karena disini banyak monyet-monyet yang siap merampas barang anda jika anda lengah.Puas mengitari kawasan cagar alam anda bisa kembali ke pantai untuk menikmati wahana banana boat.Untuk bisa menaiki banana boat ini anda harus membayar Rp 45.000,00.

Beberapa fasilitas lainya yang ada  disini adalah :

1. Lapang parkir yang cukup luas,

2. Hotel, restoran, penginapan, pondok wisata dengan tarif bervariasi,

3. Pelayanan pos, telekomunikasi dan money changer,

4. Gedung bioskop, diskotik

5. Pramuwisata dan Pusat Informasi Pariwisata,

6. Bumi perkemahan,

7. Sepeda dan ban renang sewaan,

8. Parasailing dan jetski.

Tertarik untuk mengunjungi obyek wisata yang satu ini ?? berikut adalah daftar harga tiket kawasan pantai pangandaran
1. Pejalan kaki – Rp. 2.500 / Orang
2. Sepeda Motor – Rp. 7.000 / Motor
3. Sedan/Sejenisnya – Rp. 14.200 / Mobil
4.  Minibus/Kijang – Rp. 27. 200 / Mobil
5.  Mitsubishi L300/Elf  – Rp. 40. 200 / Mobil
6.  Micro Bus/ Bus ¾ – Rp. 50. 000 / Mobil
7.  Bus Sedang – Rp. 79. 000 / Mobil
8.  Bis Besar – Rp. 130. 000 / Mobil

Jalan menuju pantai pangandaran sangatlah mudah, karena selain infrastuktur jalan yang memadahi, disetiap pertigaan atau perempatan sudah terdapat plang atau petunjuk arah untuk menuju pantai pangandaran. Petualangan Indonesia.

Wisata Ziarah Dan Mitos Pesugihan Gunung Kawi

Wisata Ziarah Dan Mitos Pesugihan Gunung Kawi

Gunung Kawi di Jawa Timur identik dengan mitos pesugihan. Konon, barang siapa yang melakukan semedi dengan rasa pasrah maka keinginannya akan terkabul terutama masalah kekayaan. Tempat pemujaan yang biasa dikunjungi adalah pohon beringin tua yang berakar lima dan pohon dewandaru. Selain itu gunung kawi juga dikenal sebagai wisata ziarah. Ada dua buah makam yang cukup terkenal disini yakni makam Mbah Djoego dan makam Raden Mas Iman Soedjono.

Lokasi Gunung Kawi berada di Desa Wonosari Kabupaten MalangJawa Timur. Jalan menuju Gunung Kawi sangat mudah di temukan baik dari blitar maupun dari Malang karena beberapa petunjuk jalan cukup jelas terlihat. Sepanjang perjalanan sobat akan disuguhi pemandangan bangunan yang memiliki arsitektur khas tiongkok. Pada waktu tertentu orang-orang Tionghoa melakukan ritual keagamaan di Gunung Kawi. Perjalanan dari jalan raya Malang-Blitar menuju gunung kawi dibutuhkan waktu sekitar 30 menit, kemudian sobat akan sampai di loket masuk Pasarean Gunung Kawi. Untuk dapat masuk melakukan wisata ziarah di Gunung Kawi, sobat harus membayar tiket sebesar Rp 3.000,00

Wisata ziarah di Gunung Kawi tak pernah sepi pengunjung terutama pada malam satu suro dan malam jumat legi. Begitu memasuki kawasan gunung kawi, suasana magis begitu kental terasa. Terdapat beberapa tempat petilasan yang digunakan orang-orang untuk bersemedi. Ada dua makam yang cukup terkenal bagi para peziarah di gunung kawi yakni makam Mbah Djoego dan makam Raden Mas Iman Soedjono. Lalu siapakah mereka ini?  Mbah Djoego adalah sebutan lain dari Raden Mas Soeryo Koesoemo. Jika diturut dari silsilahnya, Mbah Djoego ini merupakan buyut dari Paku Buwono 1. Pada zaman dahulu beliau merupakan ulama besar yang mengembara dari Yogyakarta hingga akhirnya berlabuh di Desa Kesamben. Beliau dikenal sebagai pribadi yang suka menolong dan pintar dalam ilmu keagamaan sehingga sangat disegani oleh masyarakat di sekitar Kesamben. Sedangkan Raden Mas Iman Soedjono adalah seorang yang membuka hutan di Gunung kawi untuk mendirikan sebuah padepokan. Beliau juga merupakan murid kesayangan dari Mbah Djoego.

Selain kedua makam tersebut yang merupakan tujuan utama wisata ziarah di gunung kawi, ada beberapa tempat lainya yang juga dianggap memiliki kekuatan magis untuk pesugihan. Tempat-tempat yang digunakan untuk pemujaan di Gunung Kawi diantaranya:

1. Guci Kuno

Dua buah guci kuno yang diletakan di samping kiri pasarean merupakan peninggalan Mbah Djoego. Dulunya guci tersebut digunakan untuk menyimpan air suci untuk pengobatan. Saat ini masyarakat menyebutnya dengan nama janjam, dan mereka meyakini jika meminum air dari guci tersebut dapat membuat awet muda.

2. Padepokan Raden Mas Iman Soedjono

Ditempat ini ada beberapa benda peninggalan miliki Mbah Djoego yang dikeramatkan. Benda-benda tersebut antara lain, bantal dan guling berbahan batang pohon kelapa serta sebuah tombak pusaka.

3. Pohon Dewandaru

Pohon Dewandaru diangaap sebagai pohon keberuntungan. Konon bagi yang ingin mendapatkan kekayaan harus bersemedi dibawah pohon hingga mendapatkan daun atau buah yang jatuh.

Gimana sobat percaya dengan mitos-mitos di Gunung Kawi tersebut? Kalau saya sendiri sih sangat amat tidak percaya banget hhe. Karena saya berprinsip untuk mendapatkan apa yang kita inginkan harus diiringi dengan usaha dan kerja keras. Terlepas dari orang-orang yang beruntung, bagi saya keberuntungan akan didapatkan setelah ada usaha. Dan sebagai manusia kita hanya berusaha tetapi Tuhanlah yang menentukan. Berdoalah hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama yang kita yakini. Petualangan Indonesia.

Wisata Petualangan Olahraga Ekstrem Paralayang di Matantimali

Wisata Petualangan Olahraga Ekstrem Paralayang di Matantimali

Wilayah Palu mungkin memang tidak seterkenal ibukota provinsi lainnya di Sulawesi, seperti Makassar ataupun Manado.

Untuk kalangan penggemar sensasi adrenalin tingkat tinggi, bermain paralayang di Palu menjadi wisata petualangan yang belum tentu bisa dialami semua orang.

Dari tebing Matantimali pada ketinggian 1,100 meter dpl, nampak bukit-bukit dataran tinggi Sigi yang rimbun menghijau, kemilau tepi laut Teluk Palu, dan panorama kota Palu yang dinamis.

Wisata Petualangan Ritual: Ritual Kebo-Keboan di Banyuwangi

Sejumlah lelaki yang kulitnya dihitamkan dengan arang memakai kostum kerbau, memikul bajak, dan berman di lumpur sawah, sambnil diiringi musik drum band campur gandrung yang dinamis.

Kebo-Keboan sendiri merupakan sebuah ritual kesuburan tanah yang biasanya diadakan di desa Alasmalan.

Tradisi tahunan suku Using ini, diiringi doa-doa khusus dan menampilkan penari-penari yang kesurupan, sehingga menjadi salah satu wisata Petualangan Indonesia paling langka di Indonesia.

Wisata Petualangan Arsitektur: Rumah Pohon Korowai di Papua

Rumah Pohon Korowai di Papua

Suku Korowai yang ada di bumi Papua, paling senang memamerkan kemampuan mereka dalam menguasai hutan rimba di sekitarnya, dan penduduk dari desa tetangga, akan kemampuan mereka dalam menguasai alam raya.

Mereka menunjukkan kedigdayaannya, dengan membangun rumah tinggal diatas pohon raksasa, dengan tingkat ketinggian yang tidak pernah terbayangkan oleh siapapun juga.

Menyaksikan pembangunan rumah pohon Korowai yang ada di wilayah Papua Tenggara (Asmat, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Mappi, atau Boven Digoel) menjadisebuah wisata petualang yang membutuhkan nyali besar.

Hebatnya, rumah pohon Korowai dibangun secara manual dengan alat-alat tradisional, dengan bahan ranting-ranting pohon dan papankayu tipis. Tinggi rumah bisa mencapai 10 hingga 25 meter di atas permukaan tanah.

Dan ini bisa di jadikan wisata Petualangan Indonesia yang ekstrem , ayo siapa yang berani mencobanya? cocok untuk anda yang suka memacu adrenalin. Selamat mencoba?